Profil

Pembentukan LSP MUI didasarkan Ketentuan Pasal 14 UU JPH No. 33 Tahun 2014, salah satu persyaratan auditor halal adalah memiliki sertifikat dari MUI. Sertifikasi ini penting untuk memastikan kompetensi Auditor Halal yang merupakan ujung tombak dalam proses sertifikasi halal.

MUI sebagai lembaga yang mendapat mandat UU, kemudian membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) MUI untuk melakukan sertifikasi sesuai dengan ruang lingkup kerja auditor halal. Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Auditor Halal oleh LSP MUI, yang telah sudah mendapatkan lisensi dari BNSP dengan Nomor: BNSP-LSP-1644-ID, ini sejalan dengan ketentuan UU No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Sertifikasi Auditor Halal yang dilakukan LSP MUI menggunakan acuan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Auditor Halal No 266 Tahun 2019. Berdasarkan SKKNI tersebut LSP MUI membuat Skema pelaksanaan uji kompetensi (assessment) untuk Auditor Halal dan telah diverifikasi oleh BNSP yang tercantum dalam Lampiran Sertifikat Lisensi tersebut di atas.
Selain skema sertifikasi Auditor Halal LSP MUI pun memiliki skema sertifikasi Penyelia Halal dimana sertifikasi Penyelia Halal dilakukan terhadap personel yang bertanggung jawab terhadap proses produk halal sesuai dengan UU JPH No.33 tahun 2014.

LSP MUI bertugas mengembangkan Standar Kompetensi, menetapkan Skema Sertifikasi Kompetensi dan Tempat Uji Kompetensi di bidang kehalalan produk, selain itu LSP juga memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi dan sertifikasi kompetensi.

Dalam proses pelaksanaan sertifikasi profesi, LSP MUI melibatkan beberapa pemangku kepentingan seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), BPJPH, Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI), dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan terhadap kompetensi personel di bidang penjaminan produk halal.

Visi

“Menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi Ekonomi Islam kelas dunia”

Misi

“Menyelenggarakan sertifikasi kompetensi SDM yang kredibel, independen, dan transparan di bidang penjaminan produk halal, keuangan dan bisnis syariah, serta jasa pelayanan umat.”

“Mengembangkan sistem sertifikasi profesi yang diakui secara Nasional dan Internasional.”

“Menjamin integritas dan kompetensi SDM penyelenggara sertifikasi profesi.”

“Menyediakan infrastruktur pendukung terbaik untuk menjamin kualitas pelayanan sertifikasi profesi.”

“Menjadi mitra pemerintah, dunia usaha dan lembaga pendidikan dalam pengembangan SDM di bidang ekonomi Islam.”

Susunan Pengurus

Dewan Pengarah

Ketua :
Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag.
Anggota :
1. Dr. Ir. H. Lukmanul Hakim, M. Si
2. Prof. Dr. Jaih Mubarok, S.E., M.H., M.Ag.
3. Prof. Dr. H. Fathurrahman Djamil, M.A.
4. Ir. H. Adiwarman A. Karim, M.B.A., M.A.E.P.
5. Dr. H. Hasanudin, M.Ag.
6. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hossen
7. Ir. Sumunar Jati
8. Ir. Muti Arintawati, M.Si
9. Ir. Osmena Gunawan

Dewan Pelaksana

Direktur Utama : Drs. KH. Sholahuddin Al Aiyub, M.Si

Bidang Ekonomi Syariah
Direktur : Drs. H. Aminudin Yakub, M.A.
Bendahara : Dr. H. Dawud Arif Khan, S.E.Ak., M.Si., C.P.A.
Manajer Sertifikasi : Dr. M. Maksum, S.H., M.A., M.D.C.E.F.
Manajer Mutu : Dr. H. Moch. Bukhori Muslim, Lc., M.A.
Manajer Administrasi : Abdul Wasik, M.Si.

Bidang Penjaminan Produk Halal (PPH)
Direktur : Ir. Nur Wahid., M.Sc
Bendahara : Drs. H. Zuhdi
Manajer Sertifikasi : Nita Noviyanti, ST
Manajer Mutu : Ir. Wida Listyawati, M.Si
Manajer Administrasi : Noer Ardianti, A.md